ISU Strategi

Ragam isu yang menjadi prioritas perhatian KARISMA yang kemudian diimplementasi dalam bentuk program kerja 

Keberlanjutan Organisasi dan Dukungan kepada Penerima Manfaat

  • Tujuan

    Memperkuat organisasi demi pelayanan berkualitas yang terus berlanjut di masa depan

  • Sasaran

    Didirikannya klinik tingkat pratama untuk memberikan layanan PDP kepada ODHA dan pengguna Napza;
    Tersedianya layanan belajar (Rumah Belajar) sebagai upaya peningkatan kapasitas bagi SDM yang menangani orang dengan gangguan penggunaan zat.

  • Program

    Melakukan identifikasi kebutuhan pendirian klinik;
    Menyiapkan dokumen dan sumber daya yang dibutuhkan untuk pendirian klinik;
    Terselenggaranya layanan atau kegiatan rumah belajar bagi SDM yang menangani orang dengan gangguan penggunaan zat.

Peningkatan kualitas penjangkauan, pendampingan dan rehabilitasi

  • Tujuan

    Program Penjangkauan, pendampingan dan rehabilitasi mengalami peningkatan secara kualitas yang dibuktikan dengan efektifitas dan inovasi

  • Sasaran

    Kualitas penjangkauan, pendampingan dan rehabilitasi meningkat dengan ditunjukkan oleh adanya 1 jenis inovasi untuk tiap layanannya;
    Jumlah implementasi kolaborasi antara lapangan dengan konselor adiksi rehabilitasi meningkat 50% dari tahun 2020.

  • Program

    Asesmen efektifitas pelakasanaan program berbasis klien;
    Menyiapkan pokja khusus untuk pengembangan inovasi penjangkauan, pendampingan dan rehabilitasi;
    Kolaborasi antara unit penjangkauan dengan unit rehabilitasi dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan bersama.

Advokasi dan Pelibatan masyarakat untuk menciptakan kemandirian dan lingkungan yang mendukung

  • Tujuan

    Menciptakan lingkungan yang kondusif bagi klien sehingga dapat mengurangi dampak buruk napza dan HIV-AIDS di Masyarakat

  • Sasaran

    Pelibatan penerima manfaat dalam program pengurangan dampak buruk Napza dan HIV-AIDS;
    Terselenggaranya penanganan yang komprehensif bagi klien yang berhadapan dengan hukum baik ditingkat Polres, Lapas, Bapas dan Rutan;
    Sosialisasi kinerja organisasi kepada masyarakat guna lahirnya dukungan masyarakat;
    Mendorong kemandirian dan pemberdayaan diri.

  • Program

    Penyusunan SOP pelibatan penerima manfaat dalam program pengurangan dampak buruk Napza dan HIV-AIDS;
    Pendampingan bagi Klien yang bermasalah hukum terkait HIV-AIDS dan adiksinya;
    Adanya Pokja Media dan Informasi sebagai tim kampanye.

Sebagai pusat pembelajaran dalam penjangkauan, pendampingan dan rehabilitasi untuk Komunitas pengguna Napza guna pengurangan dampak buruk Napza

  • Tujuan

    Penjangkauan dan pendampingan serta rehabilitasi untuk komunitas pengguna napza serta pengurangan dampak buruk napza dapat dijadikan pembelajaran bagi organisasi lain

  • Sasaran

    Hasil pembelajaran program penjangkauan dan pendampingan dikelola dengan profesional agar menjadi acuan di tingkat lokal dan nasional;
    Meningkatnya jumlah penelitian yang didukung oleh lembaga, khususnya dalam bidang pengurangan dampak buruk Napza dan rehabilitasi;
    Terdokumentasinya karakteristik klien selama 3 tahun berturut-turut.

  • Program

    Evaluasi hasil penjangkauan dan pendampingan serta rehabilitasi;
    Menyusun laporan tahunan program penjangkauan dan pendampingan serta rehabilitasi untuk di desiminasikan kepada mitra di tingkat local dan nasional;
    Melaksanakan penelitian pengurangan dampak buruk napza dan rehabilitasi;
    Pembuatan demografi karakteristik klien

Kemitraan dan Jejaring Program Kerja dan Keberlanjutan Organisasi

  • Tujuan

    Membangun Kerjasama serta kemitraan yang baik kepada individu, organisasi kemasyarakatan, pemerintah dan organisasi profesi untuk Bersama-sama mencapai tujuan penanggulangan dampak buruk napza dan HIV-AIDS.

  • Sasaran

    Meningkatnya kerjasama dengan mitra strategis baik dari sisi kuantitas maupun kualitas;
    Meningkatnya jumlah dan kualitas kerjasama dan pendanaan yang berasal dari CSR dalam tiga tahun;
    Tersusunnya rencana kerja dan anggaran tahunan yang sesuai dengan situasi pendanaan;
    Meningkatkan kemampuan SDM lembaga dalam melakukan kajian dan analisis terhadap lingkungan eksternal yang mempengaruhi keberlanjutan program.

  • Program

    Melakukan Perjanjian Kerjasama dengan Mitra strategis;
    Melibatkan diri dalam jaringan organisasi yang memiliki maksud dan tujuan sama dengan organisasi di tingkat local, nasional maupun internasional;
    Adanya Pokja Media dan Informasi sebagai tim kampanye;
    Menjalin Kerjasama dengan perusahaan melalui CSR untuk mendukung kegiatan yang tidak mendapatkan dukungan pendanaan;
    Peningkatan kapasitas bagi SDM tentang analisa sosial dan analisa risiko;
    Melakukan kajian analisis sosial dan risiko dalam pertemuan-pertemuan strategis lembaga.

Mobilisasi dan Penguatan SDM Organisasi

  • Tujuan

    Menanamkan visi-misi serta nilai-nilai organisasi pada SDM agar dapat berjalan sesuai dengan tujuan organisasi dalam menjalankan program

  • Sasaran

    Penerapan visi, misi dan nilai Karisma pada diri SDM dalam melaksanakan program.

  • Program

    Pembuatan bahan edukasi dan orientasi bagi SDM tentang sejarah serta program yang dijalankan;
    Pelaksanaan Evaluasi kinerja SDM berbasis bukti;

Pengelolaan data dan informasi

  • Tujuan

    Memaksimalkan data yang dimiliki untuk menjadi sumber keberlanjutan organisasi dalam menjalankan program penjangkauan dan pendampingan serta rehabilitasi pengurangan dampak buruk Napza

  • Sasaran

    Meningkatkan mekanisme monitoring & evaluasi;
    Meningkatkan kualitas sistem pengolahan data.

  • Program

    Penyusunan SOP monitoring dan evaluasi sebagai dasar pelaksanaan;
    Survey Tahunan Lembaga;
    Pengembangan sistem melalui pembuatan software khusus